Pasang Iklan Baris Gratis Langsung Online

Welcome, visitor! [ Register | Login ]   rss feed
CLICK Pasang Iklan

Melatih Burung Cucakrawa

Melatih Burung Cucakrawa

Melatih Burung Cucakrawa

Melatih Burung Cucakrawa

MELATIH CUCAKRAWA MUDA HASIL PENANGKARAN

Walaupun cucakrawa hasil penangkaran memiliki banyak kelebihan, tetapi peternak perlu menguasai cara dan teknik melatih, agar burung cepat dan rajin berkicau dengan baik. Burung dengan dasar suara yang bagus saja belum cukup, karena masalah mental juga sangat besar pengaruhnya. Oleh karena itu, dalam Melatih Burung Cucakrawa  muda perlu dipersiapkan langkah sebagai berikut:




Usahakan sangkar yang dipakai bukan sangkar yang baru, agar kepala dan bulu tidak rusak, akibat menabrak jeruji sangkar (sangkar lama jerujinya sudah tidak tajam).

Usahakan agar Melatih Burung Cucakrawa muda selalu mendengarkan lagu dan irama kicau dari cucakrawa yang sudah jadi , bagus bahkan pernah menjadi juara. Untuk lebih mudahnya, gunakan kaset rekaman burung cucakrawa juara.

Dapat pula digunakan  Melatih Burung Cucakrawa master dari jenis burung trucukan. Karena burung ini memiliki banyak persamaan, baik bentuk maupun irama/ nada kicaunya, hanya suaranya lebih kecil. Kelebihan trothokan ini adalah banyak yang memiliki lagu ganda yang kini banyak digemari dan menang dalam lomba atau pameran.

Melatih Burung Cucakrawa

Agar cucakrawa muda tidak takut, jangan didekatkan dengan burung yang telah jadi dan berkicau keras-keras. Bila perlu biarkan burung muda ini mendengarkan kicauannya saja, tanpa melihat burungnya. Setelah beberapa waktu dan kelihatan bahwa burung muda ini sudah agak pandai serta kuat mentalnya, boleh didekatkan dengan burung yang sudah bagus, agar terbiasa dan berani berkicau bersama bersahut-sahutan seperti saat berada dalam arena pameran. Tanpa Melatih Burung Cucakrawa dengan yang baik, burung burung yang sudah rajin dan kicaunya bagus pun belum berani unjuk suara di arena.

Burung cucakrawa yang sedang bersemangat kicau sering tidak mengenal lelah dan selalu ingin berkicau, apalagi bila melihat atau mendengar suara burung lain. Keadaan ini jangan dibiarkan saja atau bahkan dibanggakan, karena terlalu bersemangatnya berkicau, Melatih Burung Cucakrawa dapat mengalami kerusakan pita suara atau duburnya. Untuk mencegahnya, sekali waktu,dalam Melatih Burung Cucakrawa perlu diistirahatkan dengan jalan ditutup dengan kain atau ditempatkan dalam ruangan yang agak tertutup.

Satu minggu satu kali Melatih Burung Cucakrawa disemprot dengan air menggunakan semprotan atau disediakan air di bak plastic dalam kurungan agar burung dapat mandi terutama di pagi atau siang hari. Dapat pula dilakukan dengan memindahkan burung ke sangkar lain yang telah dilengkapi dengan bak plastic kecil. Caranya, rapatkan kedua pintu sangkar, kemudian giring dan arahkan agar burung pindah dengan sendirinya tanpa mengalami gangguan yang berarti.

Pakan dan minum yang diberikan secara teratur, serta sangkar yang dijaga kebersihannya, sangat menentukan kesehatan burung. Apalagi bila dilakukan dengan cara yang halus yang disertai kasih sayang, akan menimbulkan ikatan batin antara burung dan pemiliknya.

Bila Melatih Burung Cucakrawa piyik ,cucakrawa muda ingin dijadikan indukan baru sebaiknya pasangan ini tidak dipisah sampai saatnya nanti kedua burung menjadi dewasa dan siap dimasukkan dalam sangkar penangkaran tanpa harus melalui seleksi jenis kelamin untuk dijodohkan. Pasangan ini biasanya pasti jantan dan betina, sehingga akan langsung akur dan menjadi induk baru.dari antara sekian kali hasil penetasan, ada juga yang mungkin jantan semua atau betina semua, namun ini jarang terjadi. Bila hal ini terjadi, segera ganti dengan burung atau pasangan lain yang cocok.

Melatih Burung Cucakrawa juga menggunakan  perasaan, dalam arti mereka dapat merasakan kalau mereka disayang, disanjung, atau bahkan dimarahi. Oleh karena itu, dukungan dari anggota keluarga untuk dapat memahami, ikut senang dan menerima kehadiran burung-burung tersebut di rumah sangat diperlukan. Hal ini akan terasa bila suatu saat kita harus berpergian dan pulang terlambat, atau tidak pulang sama sekali, perawatan burung dapat dibantu dan diselesaikan oleh keluarga tanpa menagami perubahan apalagi sampai terlantar.